Tuntaskan Masalah Dana BOS, Kemendiknas Siap Bertemu Kemendagri

akarta – Keterlambatan pencairan dana BOS di sejumlah daerah di Indonesia telah menimbulkan gonjang-ganjing di dunia pendidikan. Terkait hal ini, Ombudsman RI akan mempertemukan pihak-pihak yang terkait, terutama Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Dalam Negeri.

“Ya, siap. Pokoknya ini dibutuhkan komitmen dan inisiatif dari Pemda untuk melakukan penerobosan supaya BOS cepat sampai ke sekolah,” ujar Suyanto, Dirjen Pendidikan Dasar Kemendiknas di Kantor Ombudsman RI, Jl Juanda, Jakarta Pusat, Sabtu (29/3/2011).

Menurut Suyanto, Mendiknas M Nuh dan Mendagri Gamawan Fauzi sudah saling mendesak untuk turun ke daerah demi menyelesaikan permasalahan pencairan dana BOS yang macet karena lambatnya inisiatif dari Pemda setempat.

“Sudah saling mendesak. Hampir setiap saat Pak Menteri telepon Dirjen Dalam Negeri dan Mendagri. Kita juga buat laporan khusus untuk Presiden. Kami minta kemendagri mencari solusi supaya jangan saling menyalahkan,” katanya seusai pertemuan antara Ombudsman RI dan Kemdiknas terkait aduan dari Indonesia Corruption Watch (ICW) tentang dana BOS.

Terkait sosialisasi peraturan baru BOS yang dianggap terburu-buru, Suyanto menyatakan bahwa efektivitas dari sosialisasi tersebut tergantung dari sekolah yang bersangkutan.

“Yang disosialisasi materinya sama, dari Kemenkeu, Kemendagri dan Kemendiknas itu sama semua. Buktinya ada juga kabupaten yang cepat. Artinya esensi cepat sampai, tapi memang ada sekolah yang cepat mengerti, ada yang nggak,” kata pria berkacamata ini.

Menurut Suyanto, permasalahan keterlambatan dana BOS ini terjadi karena tidak adanya inisiatif dari masing-masing daerah penerima dana BOS.

“Ini terjadi karena daerah tidak memiliki inisiatif untuk komitmen agar dana BOS sampai ke sekolah,” katanya.

Bahkan, beberapa sekolah ada yang meminjam uang dari koperasi sekolah untuk menutupi kekurangan dana yang seharusnya ditutupi oleh keberadaan dana BOS.

“Di sini ada kendala bagaimana menutupi BOS itu, sekolah-sekolah rata-rata meminjam duit dari koperasi sebelum BOS datang,” ujarnya.source:detiknews

About gurupojok

the experience is the best teacher
This entry was posted in aspirasi, pojok guru and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.